Pembangunan Pagar Lingkungan di Dusun Sama Karya Kembali Dilanjutkan
SAWE, 19 Juli 2026 — Pekerjaan pembangunan pagar lingkungan di Desa Sawe, Kecamatan Hu’u,
Kabupaten Dompu, kembali dilanjutkan pada Minggu, 19 Juli 2026. Pekerjaan yang
bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 ini sempat terhenti hampir
satu minggu akibat kelangkaan semen di pasaran.
Pengerjaan kembali dimulai di Dusun Sama
Karya. Sejak pagi, para tukang terlihat menata batu pondasi, mengaduk semen,
dan melanjutkan pemasangan badan pagar yang sebelumnya tertunda.
Di lokasi pekerjaan, para pekerja memasang
batu satu per satu dengan adukan semen. Benang ukur dibentangkan sebagai
patokan agar susunan pagar tetap lurus, rata, dan rapi. Sebagian badan pagar
sudah mulai berdiri, sementara beberapa bagian lainnya masih dalam tahap
pengerjaan.
Cuaca yang cerah turut membantu kelancaran
pekerjaan sepanjang hari. Para tukang dan warga yang terlibat tampak bekerja
bersama untuk mengejar penyelesaian pekerjaan setelah sempat tertunda.
Kelangkaan semen menjadi kendala utama yang
membuat pekerjaan tidak dapat dilanjutkan selama beberapa hari. Setelah pasokan
bahan kembali tersedia, pelaksana kegiatan segera menggerakkan tenaga kerja
agar target penyelesaian tidak meleset terlalu jauh.
Petugas PTPKD Desa Sawe, Jurni Amon,
menjelaskan bahwa penghentian sementara pekerjaan terjadi karena bahan utama
sulit diperoleh.
“Kami sempat berhenti hampir sepekan karena semen sulit didapat. Begitu bahan tersedia, pengerjaan langsung kami lanjutkan supaya cepat selesai dan hasilnya rapi,” ujar Jurni.
Pembangunan pagar lingkungan ini masuk dalam
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
(APBDes) Sawe Tahun Anggaran 2026. Sumber dananya berasal dari Dana Desa (DD).
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang
terpasang di lokasi, pekerjaan ini merupakan satu paket pembangunan pagar
lingkungan di Dusun Sama Karya dengan pagu anggaran sebesar Rp66.733.500.
Kegiatan dilaksanakan oleh Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD).
Selain membangun fasilitas lingkungan,
pekerjaan ini juga melibatkan tenaga kerja dari warga setempat. Dengan begitu,
sebagian anggaran pembangunan kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk upah
kerja.
Kepala Desa Sawe, Suhardin Jamaludin, berharap
pembangunan pagar lingkungan ini dapat menambah ketertiban, kerapian, dan
kenyamanan di area yang dibangun. Ia juga meminta warga ikut mengawal jalannya
pekerjaan.
“Pagar ini untuk menjaga dan menata lingkungan kita bersama. Saya minta warga ikut mengawasi agar hasilnya sesuai rencana dan bermanfaat jangka panjang,” ujar Suhardin.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sawe,
Junaiddin, menyampaikan bahwa pembangunan pagar lingkungan merupakan bagian
dari visi dan misi Kepala Desa Sawe. Menurutnya, program tersebut dikerjakan
secara bertahap dari tahun ke tahun.
“Pembangunan pagar lingkungan ini merupakan wujud visi dan misi Kepala Desa Sawe. Kami mengerjakannya secara bertahap dari tahun ke tahun, dan tahun ini menjadi tahap terakhir karena seluruh pagar lingkungan di sepanjang Desa Sawe sudah dibangun permanen,” ujar Junaiddin.
Program pembangunan fisik seperti ini
sebelumnya telah dibahas melalui musyawarah desa dan dituangkan dalam APBDes
2026 sebagai bagian dari prioritas pembangunan tahun berjalan.
Pemerintah Desa Sawe mengajak seluruh warga
untuk ikut menjaga, merawat, dan memanfaatkan pagar lingkungan ini dengan
sebaik-baiknya. Hasil pembangunan desa merupakan milik bersama, sehingga perlu
dirawat bersama pula.
Warga juga diharapkan tetap aktif mengawasi
setiap tahap pekerjaan sebagai bagian dari transparansi penggunaan Dana Desa.
Sekecil apa pun peran warga akan sangat berarti bagi keberlanjutan pembangunan
Desa Sawe ke depan.




Komentar
Posting Komentar