Profil Desa
Profil Desa Sawe
Desa Sawe merupakan salah satu dari 8 (delapan) desa yang berada di wilayah Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Sawe resmi dimekarkan pada tahun 2007 sebagai upaya peningkatan pelayanan pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada masa awal pemekaran, pemerintahan desa dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Desa, Yasin Har, S.Sos., M.M. pada periode 2007–2008.
Pada tahun 2008, Desa Sawe untuk pertama kalinya melaksanakan pemilihan Kepala Desa secara langsung. Sejak saat itu, kehidupan demokrasi di desa berkembang dengan baik melalui semangat musyawarah dan mufakat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Secara administratif, Desa Sawe terdiri atas 6 (enam) dusun, yaitu:
- Dusun Sawe
- Dusun Sigi
- Dusun Sawe Baru
- Dusun Lodo
- Dusun Lodo Jaya
- Dusun Sama Karya
Mayoritas masyarakat Desa Sawe bermata pencaharian sebagai petani. Penduduk desa terdiri atas masyarakat asli Sawe serta pendatang dari Dompu, Bima, Bugis, dan daerah lainnya, yang hidup berdampingan dalam suasana sosial kemasyarakatan yang harmonis.
Riwayat Kepala Desa Sawe
- Yasin Har, S.Sos., M.M. (2007–2008)
- Suhardin Jamaludin (2008–2014)
- Suhardin Jamaludin (2015–2024)
- Suhardin Jamaludin (2024–2027)
Letak Geografis
Desa Sawe terletak di bagian utara wilayah Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Kantor Kepala Desa berada di Dusun Sawe sebagai pusat pemerintahan desa.
Batas Wilayah
Batas wilayah Desa Sawe adalah sebagai berikut:
- Sebelah Utara: Desa Adu
- Sebelah Selatan: Desa Rasabou
- Sebelah Barat: Desa Jala dan Desa Cempi Jaya
- Sebelah Timur: Kabupaten Bima
Kondisi Umum Wilayah
Wilayah Desa Sawe dialiri oleh Sungai La Meri dan Sungai Sawe yang bersumber dari Mata Air Humpa Ntifa. Debit air sungai relatif stabil, namun pada musim kemarau tertentu mengalami penurunan. Desa Sawe memiliki dua musim, yaitu musim kemarau yang berlangsung sekitar April sampai Oktober, dan musim hujan sekitar Oktober sampai April. Kondisi iklim tersebut sangat mempengaruhi aktivitas pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.
Komentar
Posting Komentar